Since 07-07-2017

Follow Me !

MEMOAR mempersiapkan Video Clip single ke-2 di penghujung 2019 .

Jakarta , Senin 28 Oktober 2019 .
Matahari baru saja meninggi , mimin berkunjung ke sebuah rumah di Condet, Jakarta-Timur , rumah yg asri milik Anggayasti , gitaris di band Memoar .

Sesi wawancara lanjutan yg sebelumnya di bisikin bahwa Memoar akan segera mengeluarkan single ke-2 dan juga Video Clip nya .


Sedikit informasi pembuka :
Memoar, adalah sebuah band distorsi (mimin mendefinisikannya seperti itu) dari Condet, Jakarta timur terbentuk pada november 2017 dengan personel awal yaitu ; Hillel (vocal, Ghetto), Ibenk (drum, Markoem), Anggayasti (Gitar, Diarium), Imam (Bass, D’muv) sepakat untuk membuat Trilogy dengan judul “AN EPITOME OF CHEMISTRY”.

Awal terbentuk digagasi Oleh Anggayasti yang pada pertengahan 2017 baru saja resign dari band Diarium yang sudah menempati posisi gitar dari tahun 2008. Sebuah perjalanan yg lumayan panjang dan sangat di sayangkan harus terhenti begitu saja .

“Berat buat meninggalkan semua yang sudah dibangun, tapi perbedaan visi dan misi semakin jelas, mau gak mau gue cabs”, menjelaskan kepada mimin .

Perbincangan kami pun jauh lebih santai , di temani secangkir kopi hitam bertemankan gorengan . Terlihat Anggayasti asik membersihkan koleksi gitarnya .
Baca artikel gak lengkap rasanya kalo gak sekalian ngemil SINGKONG BREW yg bisa kalian pesan di +6285669086370 (Singkong Brew)

Kembali ke pokok wacana .
Tidak sampai disitu, kala itu (Pertengahan 2017, -red)  Anggayasti menghubungi beberapa teman seperjuangan untuk membangun sebuah band baru, yang sebelumnya sempat terjadi diskusi dengan seorang media partner Aleks dari Indie Preview (mimin, -red) yg membantu membidani lahirnya Memoar.

Setelah personel terkumpul, single pertama "Open Cage" langsung direkam, namun sempat terjadi pergantian personel pada posisi bass , yaitu Imam .
(Foto di ambil dari akun instagram Imam)
Imam yg mempunyai kesibukan di 2 band (D'Muv & Memoar, -red) , harus tetap bersama D’muv karena pada saat itu D’muv mempunyai jadwal yang cukup padat.

Di tahun 2018 Ahmad aka Ableh menempati posisi Bass menggantikan posisi Imam yg telah kosong , dimana sebelumnya Ableh sendiri merupakan bassist dari band Ghetto.

"Setelah resmi bergabung , kami lanjut fokus akan target kami saat itu" . Sambung Anggayasti mengenang .

Sesuai yg di ceritakan Anggayasti , Proses rekaman berlangsung di Imix Studio, yg dikerjakan langsung oleh Fikal dari band Tremor.

Proses rekaman mixing mastering beres, proses selanjutnya adalah pembuatan video klip yang di produksi oleh Eunoia Pictures, materi pertama ini dipercayakan Anggayasti sebagai director, dan Wisnu Tresna sebagai DOP.

"Proses take diambil di daerah sentul untuk scene talent, Anashzinnia selaku talent dalam 3 video klip trilogy nantinya." . Sambungnya lagi .

Untuk scene band performance dilakukan di BMS studio.
"Saat itu kami booking BMS 3 jam tp ternyata kurang waktunya , mau nambah jam eh udah ada band lain yg menunggu" . Celetuk Anggayasti mengingatkan . Miminpun ikut tertawa mendengar ceritanya . Bagaimana tidak ? Materi kurang sedangkan mau nambah jam sewa dah ga bisa karna sudah ada yg booking studio dan menunggu di depan .
Di sela-sela obrolan ringan mimin dengan Anggayasti , mimin coba mencari di YouTube Channel Memoar untuk melihat Videoklip Open Cage , kalian bisa lihat di kanal youtube Memoar Official www.youtube.com/c/MemoarOfficial berikut link nya di bawah ini :
Lanjut .
"2019 single ke 2 DEEP BREATH sudah rampung dikerjakan, video klip kali ini masih dipercayakan kepada Eunoia Pictures, tunggu tanggal rilisnya pada tahun 2019 ini." . Tegasnya .
Setelah mimin perhatikan, jenis musik Memoar mengarah ke band-band 90an, seperti Faith No More, HIM, Deftones diramu dengan warna memoar sendiri.

Hari menjelang senja di Jakarta-Timur , tak terasa waktu cepat berlalu maka perbincangan kami pun akhirnya harus di akhiri , mimin pun pamit setelah mendapatkan bahan materi yg cukup . Setidaknya demikianlah yg mimin perkirakan saat ini .

Selama di perjalanan pulang , mimin terbayang terus setelah mendengar semua cerita dari Anggayasti terutama tentang Video Clip single ke-2 mereka benar-benar membuat mimin penasaran . Namun terlintas di pikiran mimin makna dari Trilogy .

Setiba di rumah , mimin mencoba menghubungi Hillel via tlp , untuk memperoleh materi tambahan . Via telpon karna saat ini Hillel sedang di Bandung . Percakapan seputar Memoar terkait Trilogy yg sangat mengusik rasa penasaran mimin . Apa makna dari kata Trilogy ?

"Trilogy ini punya keterkaitan antara lagu 1 dan lagu lainnya. Jadi lagu OPEN CAGE berhubungan dengan lagu DEEP BREATH , dan akan ditutup Trilogynya dengan lagu NOTHING nantinya ." . Ungkap Hillel yg identik dengan tempat minum minion . Nyentrik dan unik . Pria gagah , musik cadas tapi setiap manggung selalu bawa tempat minum minion .
(Foto di ambil dari akun instagram Hillel)
"Semua adalah kisah nyata seorang teman , dan dia adalah seorang wanita . Jadi kisah nyata tersebut dituangkan dalam lirik2 memoar” . Sambungnya di ujung telpon .

"Jadi disebut Trilogy. Video klipnya akan menyambung juga, yang jadi pertanyaannya, siapakah seorang teman tersebut?" . Sambungnya meninggalkan sebuah tanya , bagai kepingan puzzle berharap mimin selesaikan rupanya . Ckckck ..

Sedikit perbincangan ringan kami kemudian kami akhiri .

Hmmm mimin jadi semakin penasaran ,, harus pantenging terus time-line Memoar Official nih .
Sebagai petunjuk pertama ada di klip video OPEN CAGE  , mimin akan kepoin IG memoar ,  "Teman" tersebut sering nongol di timeline Memoar Band ...

So , kita tunggu peluncuran Video Clip Single Ke-2 Memoar segera di penghujung tahun 2019 . Informasi yg di dapat video clip nanti adalah single DEEP BREATH .

Sukses selalu untuk Memoar Band .






Hingga ulasan ini mimin upload , berulang-ulang kali mimin tontonin video clip Memoar Official - Open Cage . Mahakarya yg sangat berkualitas . Terlihat garang dan sangar . Gelap namun futuristik . Dan yg utama , model video vlip nya cantik , hhehe ..

Mimin, Aleks Fatharu .

Ingin bekerja sama ? Hubungi saya .

Gigs Inter-Action Sukses di Jalankan . Akankah berkelanjutan volume ke-2 nya dalam waktu dekat ?

Usai sudah Gigs Inter-Action bertajuk Reunion sabtu malam , 26 Oktober 2019 di C86 Cafe & Resto , Ciangsana .

Sedikit cerita , beberapa band pengisi acara merupakan band dgn personel nya masing masing yg sempat bersitegang hingga akhirnya "vacum" , sangat di sayangkan memang di satu sisi mereka sudah mempunyai karya cipta yg sangat bagus bahkan sangat berkualitas .

Dan kesempatan bersatu padu kembali dengan mengenyampingkan ego masing-masing di antara personel band masing-masing tersebut mampu memberikan pertunjukkan terbaik mereka .

Terimakasih untuk semua pihak yg saling melengkapi , pesta pertemuan sabtu malam akan sulit di jalani rasanya jika tidak adanya kerjasama antar semua pihak .


Dibuka oleh host @nattglory yg paling mengerti suka duka para musisi indie pada umumnya dan line up #gigsinteraction pada khususnya dimalam tadi , dengan band pertama oleh @naureen63official pop-alternative dgn menyumbangkan hits hits andalan mereka seperti "Resah" , "Senja" , di lanjuti @sycophancymusic menghangatkan suasana dgn balutan Punk yg menjadi ciri khas mereka membawakan lagu ; "Disela Semua Tawa , Kesempatan , Anthem , Berlari Bersama Mengejar Mimpi (BBM)"


Suasana semakin meriah ketika satu persatu sahabat datang sebagai wujud #support meski band mereka tidak masuk line up di malam tadi .

Acara berlanjut , dimana adik-adik @fiveourband membawakan dgn piawai lagu "J.A.P" dari Sheila On 7 , di lanjutkan @d.i.o_project yg malam tadi membius audiens dgn "Jargonnya" Gendut Itu Seksi .
Ketika D.I.O Project turun dari stage segera saya hampiri untuk mewancarainya .
"Kenapa gw jd solo karier, karena gw udah pegel aja ngejalani band yang ngga punya tujuan kedepan, dan salam format band itu isinya banyak kepala dan akhirnya banyak ego..

Dalam pengalaman gw ngeband, banyak kepala akhirnya repot, dan meruntuhkan tujuan awalnya bentuk band itu sendiri

Tujuan gw ngeband,bukan hanya sekedar hobi tp gmn caranya bs cari rejeki disini.. Nah selama yg gw jalani, ada aja personel di band yg gw naungi yg tidak bs jalani proses dari 0 s.d berhasil (tidak berkelanjutan, -red)

Dan satu lagi kalo ngeband, rasa kekeluargaannya harus kenceng dan itu jg yg mendasari gw akhirnya solo karier, dr karya, konsep, kapan hrs recording, kapan hrs manggung gw yg tentuin semuanya hehehe,

Tp minusnya adalah,ketika mau manggung gw blm dpt "aditional player tetap" gw msh mencari dr konsep mereka bermain band, apakah sama dgn gw dan setelah itu baru skill

Karna buat gw skill itu penting, skill utk ngenakin lagu, arransemen lagu, skill perfome... Bukan berarti skill harus nunjukin skill kita pada tiap lagunya hehehe" . Penjelasan D.I.O Project yg sangat panjang .


Tiba akhirnya @freedomstreet_official yg vacum sekitar setahun lamanya membawakan hits andalan mereka  :  Failed To Move On
Freedom Street sebenarnya sudah memiliki EP Album yg launching party nya di sebuah cafe di daerah cibubur di bulan April 2019 , EP Album yg berisikan hits-hits mereka seperti ; GARUDA MUDA , KEMBALI , FAILED TO MOVE ON , YOU CAN DO IT , dll .
Namun sabtu malam kemarin mereka telah menetapkan Natha Zii sebagai vocalis tetap mereka dimana sebelumnya vocalis awal berdirinya FS (singkatan mereka, -red) adalah Winna Dwiana yg tidak bisa hadir . Dan posisi drum ada Elan yg tampil cukup prima . Perlu di ketahui Elan adalah drumer sebelumnya sebelum Asep masuk menggantikan posisi Elan .
"Sebenarnya posisi drumer FS saat ini adalah Asep , berhubung ini temanya Reuni jadi kita ajak Elan , sedangkan Winna lagi berhalangan hari ini dia (Winna, -red) sedang persiapan untuk manggung di acara lain bersama band barunya (Lucille band, -red) Kita doakan dia (Winna, -red) sukses bersama band barunya" . Ucap Ebenk yg berposisi sebagai Rythem di FS .



Tidak hanya sampai di situ , performer selanjutnya @dmuvband menurukan tembang kenangan andalan mereka dgn men-cover Bintang Kehidupan milik almarhumah Nike Ardila , Dmuv sendiri sudah vacum sejak setahun yg lalu .
D'Muv band yg basecamp nya di Pasar-Rebo Jakarta-Timur pun juga mengalami pergolakan antar personel hingga mereka memutuskan vacum sejak akhir tahun 2018 lalu , namun sabtu malam kemaren mereka tampil apik .
"Ketika kami di ajak di acara ini , kami cuma sempat 1 kali latihan studio , lucu nya ketika baru masuk studio semua personel saling canggung , hhaha ketawa sendiri rasanya mengingatnya . Tapi , gue berterimakasih banget sama bang aleks yg sudah menggagasi acara ini (gigs inter-action, -red) bertema kan reuni jadi acara ini bener-bener menyatukan tidak hanya antara band 1 dengan band lainnya yg jujur gue sendiri pun belum ketemu dgn band lain ada yg setahun ada jg yg 2 tahun , tp juga menyatukan gue dengan personel di band gue sendiri (D'Muv, -red) . Sekali lagi , big thanks bang aleks dgn acara ini gue bisa kumpul lagi dengan personel lainnya di band gue dimana gue sendiri pun ragu untuk ngumpulin mereka kembali lo tau sendiri kan gue ama personel gue sendiri sempat renggang . Sekali lagi thanks brader" . Ungkap Rully front-man D'Muv band sambil merangkul saya penuh haru .

Lalu di lanjutkan oleh Diarium yg jg menurunkan lagu andalan mereka yaitu ; "Bagian Sempurna" ,  "Tak Kembali" , dimana band ini jg vacum sekitar dua tahun lamanya . Wow .
Usut punya usut tak di pungkiri ternyata pun Diarium mengalami yg namanya "renggang" antar personel bahkan ada yg selama 5 tahun mereka putus komunikasi , bukan karna jarak yg memisahkan tapi karna ego masing-masing . Namun ketika di kabari tentang acara ini , tanpa banyak pertimbangan satu persatu personel lawas meng-iya-kan tawaran saya saat pertama kali menghubungi mereka awal bulan oktober 2019 .

Diarium sendiri memang sudah bongkar-pasang personel berkali-kali dan jika di kumpulkan sejak berdirinya Diarium tercatat memiliki 10 personel di tiap posisi masing masing . Wew , banyak jg ya ? Dan puji syukur di malam itu beberapa personel lawas datang menonton bahkan membawa keluarga masing-masing untuk melepas rindu , menyapa , menyambung kembali tali silaturahmi , tertawa kembali mengenang masa lalu .
Senang melihatnya .

Tidak lupa performa selanjutnya , band asal Tambun kota Bekasi yaitu @flwchrt yg juga tidak mau ketinggalan turut mendendangkan hits hits andalan mereka . Song list :
1. Diujung Senja
2. Makna Cinta
3. Kalah Gaya
4. I Say "I Love You"


Kian malam kian hangat di rasa . Satu persatu pengunjung berdatangan di @c86cafferesto memberikan kemeriahan yg berbeda sehingga membuat para band semakin bersemangat menghibur .


@mraligenrezer musisi asal Jakarta-Utara yg ikut meramaikan pun menberikan warna tersendiri bagi kami , lanjut @memoar.official dgn hits "Open Cage" membakar suasana agar tetap hangat .
"Memoar membuka lagu pertama dengan 1st single open cage yang telah rilis video klip (beberapa bulan yg lalu, -red) dilanjutkan dengan "Deep Breath" , yang rencananya akan menjadi 2nd single di bulan november dirilis bersamaan dengan video klipnya” . Ungkap Anggayasti yg berposisi sebagai guitarist di MEMOAR band yg tampil "mempesona" malam tadi .

Di sambung @josie_band asal depok menurunkan lagu seperti :  "Josie, I Miss You , Dammit"  audiens pun turut memberikan sambutan hangat hingga akhirnya @coaster_punkrock turun di penghujung juga tak ingin malam cepat berlalu , mereka menurunkan hits andalan mereka "Bergerak" dari album DAYDREAM .



Penghujung acara , sesi foto bersama para pengisi acara tepat jam 12 malam memaksa kami harus mengakhiri pertemuan kali itu . Indie Preview Presents : Gigs Inter-Action Vol1 26 Agustus 2019 .

Di sela-sela acara saya sempat mewawancarai salah satu personel dari band yg mengisi acara .

“Menyambung silaturahmi, gak dipungkiri tiap band pasti ada intrik, yg bisa menyebabkan terpecahnya sebuah band. Dengan adanya acara ini  (reunion,-red) personel yg terpecah dapat bersatu kembali, yang akhirnya merencanakan pergerakan selanjutnya.  Banyak yg mungkin 2-4 tahun tidak bertegur sapa, tidak mau tau keadaan satu sama lain, tidak perduli dengan hubungan yang pernah terjalin. Alhamdullilah acara ini membuat semua bersatu." Imbuh salah satu personel band yg tidak ingin namanya di sebutkan .

Kalian luar biasa , saling berinteraksi antara band 1 dengan band lainnya . Saling berbincang bertukar informasi yg paling utama silaturahmi terjaga .

Sangat di sayangkan , Goblocks band , Kaska Band , Kirana Band , Rangka Baja Band , Jakarta 10PM band , Join Five Band , Yahya Abimanyu , Child Out Band , dan sederet band lainnya belum bisa bergabung karna satu dan alasan lainnya . Semoga di kesempatan lainnya mereka bisa bergabung .

Saya pribadi , memang berniat tuk mengadakan #gigsinteraction #volume2 nya tapi nanti lah tunggu kejutan selanjutnya . Karna butuh persiapan yg matang .

Terimakasih untuk C86 cafe & resto yg sudah mewadahi kami , terimakasi juga buat host Natt Glory yg tampil prima meski siang sebelum acara  (Natt Glory, -red) nge-host dulu di lain tempat dan acara lalu langsung menuju c86 cafe & resto . Terimakasih untuk Official Event dan team yg sudah support habis-habisan demi kelancaran acara ini . Terimakasih untuk sahabat-sahabat yg turut hadir yg tidak bisa saya sebutkan satu persatu . Dan terimakasih untuk teman teman band pengisi line-up yg sudah menyempatkan waktu . Kaian semua luar biasa . Juga terimakasih untuk media-media yg sudah membantu blasting acara saya ini .
Semoga kita semua di berikan kesehatan , di bukakan pintu rezeki yg halal , sukses terus dgn apa yg sedang kita kerjakan masing-masing . Silaturahmi harus terus terjalin .

Saya membuka kesempatan bagi pihak lain jika ingin bekerja-sama . Silahkan hubungi saya .

Saya , Aleks Fatharu .
Wassalam .

INDIE PREVIEW presents


SIDE PROJECT x MUSIC86
__________________________
INDIE PREVIEW ( @indiepreview ) presents :
Gigs Inter-Action
(Nge-gigs Saling Berinteraksi)
at C86 Cafe & Resto ( @c86cafferesto )
Jl. Ciangsana Raya no. 8-10 [ Gerbang Belakang Kota Wisata Cibubur ]
26 Oktober 2019
19.30 - 24.00
__________________________
Line up :
- Freedom Street reunion ( @freedomstreet_official )
- Flow Chart ( @flwchrt )
- Coaster Punrock ( @coaster_punkrock )
- Diarium Band reunion
- Memoar ( @memoar.official )
- D'muv reunion ( @dmuvband )
- D.I.O Project ( @d.i.o_project )
- Josie Band - FiveOur Band
- Sycophancy - Naureen ( @naureen63official )
- Ali Genrezer ( @mraligenrezer ) - Primagir Band
- Soekir N' Friend Band
__________________________
#liveperform
#jamming
#talkshow

Host : Nattglory ( @nattglory )
____________________________
HTM Free
_

Special support :
- Official Event ( @officialevent.id )
- M2E Radio ( @m2eradio )

Media support : - Side Project Community - - Mv News Channel ( @mvnews_channel )
- Indie Hitz Group ( @indiehitzdotcom )
- Pray Event ( @prayevent )
- XTalent ( @xtalentcom )
- PMRK ( @pmrkofficial )
- Save Gigs ( @savegigs )
- Nunggu Digilir ( @nunggudigilir )
- Bekasi Musik Indie ( @bekasi.musikindie )
- Info Gigs Jabodetabek ( @infogigs_jabodetabek )
- Indie Tv ( @indietivi )
- Lensa Indie ( @lensaindie )
- Musicoloid ( @musicoloid )
- Tv Sow Id ( @tvshow.id )
- Our Gigs ( @ourgigs )
- Indie Community ( @indiecommunity )

_
#indiepreview
#reunion #reuni #community #komunitas
#livepreview #youtube #gigs #event

NEW SINGLE PRESS RELEASE JANU RAHADI, “DON’T LET ME BE”


Janu Rahadi is a singer and a songwriter from East Jakarta. Throughout his life, he has encountered several music careers. He is the drummer of Kalabiru and a rapper under the name of Jarakata. With the aim of taking a new step in his musical career, he is now trying to focus more on his solo as Janu Rahadi.  

Due to his influnce by the alternative pop genre from the early 2000s such as Incubus, One Republic, Stone Sour, etc, his musical arrangement is a mixed between folk, alternative and pop sound. Through his lyrics, Janu Rahadi offers realness and raw emotions to those who listen and also hopes that people would not only be entertained with his music, but also could embrace the beauty of honesty.

Check this : 
- Spotify : https://open.spotify.com/album/5UaDuAV6QwwQQfnJU2p4Dc?si=2aIbtVMqQ8mMwy1p3nvfRQ

- Apple Music : https://music.apple.com/id/album/dont-let-me-be/1475658274?i=1475658280 


                         JANU RAHADI, “DON’T LET ME BE” 

Credits:

A Visual Presentation by Pasteurisasi
Directed by Faris Naufal Pratomo, Nastasya Tamarind
Produced by Jovanca Kaliey
Written by Janu Rahadi
Produced by Janu Rahadi
Recorded at Readd Studio
Mixed & Mastered by Uta
Guitars & Bass by Parama Maharddhika
Backing vocals by Dimitri Josephine




Don’t Let Me Be will be the first single debut track of Janu Rahadi. Today, Janu Rahadi’s single  has been released (Monday 19th August). Don’t Let Me Be is a song about loneliness, not in a dark way but in a sense of not knowing what to do in the midst of a chaos city of Jakarta. As we have all been through this on daily basis, we agree that it is humane to feel astray when we realize we have been letting our life passes by in front of our very eyes. Therefore through this song, Janu Rahadi wants be an eye opener for those who have been drowned and hoping to save them from themselves.
Connect With Janu Rahadi:


E-mail                   : janu.rahadi19@gmail.com                       
Phone                   : +62-878-0914-1095
Instagram            : @janu.rahadi
YouTube              : Janu Rahadi Official
Spotify                 : Janu Rahadi 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
https://www.instagram.com/pasteurisasi/ https://www.instagram.com/farispratomo/ https://www.instagram.com/nastasyatmrnd/ https://www.instagram.com/jovagemez/ https://www.instagram.com/niahate/ https://www.instagram.com/readdstudio/ https://www.instagram.com/gulfofmeru/ https://www.instagram.com/paramamhrddhk/ https://www.instagram.com/xpeacebloom... https://www.instagram.com/janu.rahadi/


Janu Rahadi Management
+62-878-0914-1095

PROMO OKTOBER


MIXED-UP - SUPPRESSION

                      MIXED-UP

Band asal Kota Samarinda ini yg sempat merasakan aliran musik yg berbeda seperti sat ini , mereka lebih 'nyaman" dengan aliran musik yg cepat dan ber-power , menjadikan "Jati Diri" MIXED-UP yg tepatnya berdiri sejak tahun 2009 lalu .



"Kami meluncurkan Demo lagu berjudul All Fuckin’ Band dan Suppresion adalah awal dimana kami ingin menunjukan kreatifitas kami ' . Imbuh salah satu personel .

"Saat ini Kami telah menyelesaikan Recording untuk Sebuah Album EP. Album tersebut sedang dalam pengerjaan Mixing dan Mastering. Album EP tersebut dapat di dengarkan di Aplikasi Soundcloud. Keep it Up!!" . Sambung personel lainnya .

Mixed-Up - Suppression (Official Raw Audio)


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Kesan "sangar" ketika berinteraksi dengan audiens dimana pun mereka manggung , tidaklah terasa . Bahkan bisa di katakan mereka sangat ramah terhadap pendengar dan berharap karya-karya mereka dapat di terima oleh seluruh kalangan .

Ingin mengetahui MIXED-UP lebih lanjut ?







Email : mixedup129@gmail.com







Band yg berdiri pada 20 Januari 2013 lalu ini sempat vakum untuk beberapa waktu di karnakan salah satu personelnya mengundurkan diri , namun tidak lama kemudian Van Chandra , Madara Uciha , dan Kaku Daimaru , yg memiliki kesamaan visi dan misi memilih melanjutkan angan-angan mereka untuk eksis di dunia musik Tanah Air .

Hingga akhirnya mereka bertiga bertemu dengan Fajar San yg mengisi Guitar #2 dan Arif Sai’Yakaku pada vocal . Dengan lengkapnya personel ini mereka semakin semangat untuk menjajaki musik dalam negeri .

KAKU , yg merupakan band dengan aliran musik Po-Rock Alternatif yg memiliki khas tersendiri di setiap lagu-lagu karya mereka dan sangat mudah untuk di mengerti lirik ke lirik di setiap lagu-lagu mereka .


 Personel :
-          Van Chandra
-          Madara Uciha
-          Kaku Daimaru
-          Fajar San
-          Arif Syai’kaku





Kaku Band 


-------------------------------------------------------------------------


KAKU BAND - YG TERINDAH 








CANNOT PLAY


     CANNOT PLAY

Band Alternative Asal Bandar Lampung
 ~
Band ini dibentuk pada tahun 2012. Berawal dari 5 personil dan diberi nama Cannot Play. Nama itu berasal dari teman-teman yang menjuluki kami tidak bisa main, karena pada saat pertama kali band ini terbentuk semua personilnya belum bisa memaikan alat musik dengan benar. Dengan seiringnya waktu, pergantian personil terjadi beberapa kali dan kamipun mulai belajar serta memainkan musik. 


Sekarang  pemain di band ini terisisa 2 personil tidak seperti  awal band ini terbentuk dengan 5 personil yaitu Dandy Arya Sena as a Guitarist dan ShandyAlfa Rizky as a Vocalist dan dibantu oleh pemain additional. band ini beraliran Rock Alternative. Dan kami terinfluance dengan band seperti Foo Fighter, Greenday, Alter Brigde, My Chemical Romance, Oasis, Melody Fall, Rocket Rockers dan masih banyak band - band luar dan dalam negri lainnya yang menginspirasikan serta membentuk genre kami. Cannot Play mempunyai 5 lagu yang sudah dirilis dan 1 album bertajuk EVOLVE yang 6 oktober ini akan rilis .

Evolve
Perubahan besar di album perdana Cannot Play

            2019 menjadi tahun yang akhirnya bisa mengukuhkan niat cannot play untuk merilis album perdana mereka. Grup band yang sekarang beranggotakan dua orang yaitu, Shandy (vokal) dan Dandy (gitar) tetap semangat meskipun mereka tinggal berdua saja serta dibantu beberapa pemain pembantu (additional).

Tema “Evolve” mereka pilih karena nama evolve itu sendiri yang berartikan evolusi / perubahan dan sangat cocok menggambarkan kondisi mereka saat ini. Mengapa demikian? Karena mereka yang biasa dikenal bergenre “Pop Punk” akhirnya berubah menjadi “Alternatif” dengan sentuhan sound – sound oldskul / jadul khas band band 80 – 90 han.
Terdapat 5 lagu baru yang mereka kemas dalam format yang baru dan diantaranya ada “Cross Time” yang ditulis
sendiri oleh shandy yang dilatar belakangi cerita tentang kepergian kakeknya ketempat peristirahatan terakhir dan dikemas secara emosional.
Secara musikalitas Dandy juga mengambil sound – sound yang aga
k “jadul” dengan phaser & chorus dan menjadikan musik cannot play yang sekarang benar – benar berbeda dari sebelumnya.


Rekaman album ini dikerjakan dan diselesaikan  di Lantai Dua Music Production dan direncanakan akan dirilis  hari minggu,
6 oktober  2019 ini.


                     ðŸŽ¥ CANNOT PLAY - MIMPI (LIVE)                    

Press Release Reminis


NEW SINGLE PRESS RELEASE
                            REMINIS, “ENGGAN TERGENGGAM"


Pernahkan teman - teman merasakan rasa kehilangan yang teramat? Ketika berkhayal dalam kesendirian sudah menjadi teman? Membuka lapisan memori demi memori dan menumpuk sisa kasih sayang yang masih tertinggal namun tak kunjung pergi. Sadarkah teman - teman bahwa pada titik ini, ketidak mampuan untuk membedakan antara realita dan buaian adalah lumrah. Proses adalah sesuatu yang harus dinikmati bukan untuk dihindari, adalah situasi yang Reminis coba sampaikan.

Pada tanggal 9.9.19, sebuah band dari Jakarta bernama Reminis merilis lagu pertamanya yang berjudul Enggan Tergenggam. Memiliki aransemen lagu yang cukup kontras dengan lirik, Enggan Tergenggam bercerita tentang rasa kehilangan yang teramat sangat dan mengakibatkan yang tertinggal tidak bisa melangkah maju dan selalu terbuai dengan khayalan masa lalu. Lagu ini didaulat menjadi single pertama mereka dibawah bendera Roemah Bapak Kaboel dan diproduseri oleh Janu Rahadi dan F.A Poetra Tiardha. Dinamika lagu yang tidak sesedih makna dibalik lirik lagu ini, menjadi gambaran bahwa walau di situasi apapun, manusia harus tetap bersemangat dan tidak mudah menyerah. Bahwa kehilangan adalah proses dari kehidupan dan tidak dapat dihindari.





Reminis sendiri terdiri dari Dimitri Josephine sebagai lead vocal dan Reynaldi Yusuf sebagai backing vocal dan lead gitar. Pada single pertama ini, Reynaldi Yusuf berperan sebagai songwriting dan dibantu oleh Dimitri Josephine untuk aransemen lagu. Terbentuknya Reminis dan terbuat nya single pertama ini, adalah hal yang tidak pernah terencanakan sebelumnya. Namun saat semesta berkata lain, energi pun tidak bisa menolak. Maka dari itu Reminis berharap agar para pendengar dapat merasakan energi dan dapat menyerap makna dibalik lagu Enggan Tergenggam ini.

Selamat menikmati.

Salam,
REMINIS.

REMINIS - UNGKAPAN

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More