Sabtu, 13 September 2025, Podomoro Golf View menjadi saksi sebuah pertunjukan spektakuler dari Drummer Nusantara (DRNS). Sejak pukul 10 pagi hingga 9 malam waktu setempat, rangkaian acara berjalan penuh energi, kemeriahan, dan kekaguman yang tiada henti. Sepanjang hari, suasana panggung dipenuhi gebrakan ritmis yang saling sahut-sahutan antar performer, menciptakan alur hiburan yang hidup hingga penutupan.
Yang membuat pertunjukan ini begitu luar biasa adalah kenyataan bahwa mayoritas anggota DRNS merupakan anak-anak usia dini. Ada yang baru berusia 4 tahun bernama Eijaz Ahsan Abqary, namun sudah mampu menorehkan prestasi membanggakan. Ia berhasil menjuarai lomba kategori usia dini di salah satu kota di Jawa Timur, bahkan beberapa kali tampil di event nasional dan ajang bergengsi lainnya.
Tak kalah mengagumkan, hadir pula penampilan spesial dari Ershall Bahtiar, juga berusia 4 tahun. Meski bertubuh kecil, Ershall tampil penuh percaya diri dengan skill epik yang membuat penonton berdecak kagum. Penampilannya membuktikan bahwa semangat bermusik bisa tumbuh bahkan sejak usia balita.
Sorotan lain datang dari gadis kecil berhijab, Nabiha Iframikayla Hasanah. Di usianya yang baru 6 tahun, ia tampil sangat mumpuni dengan teknik rapi dan kontrol ritme matang. Sosoknya memukau audiens sekaligus menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi para orang tua yang hadir.
Kejutan berlanjut lewat duet luar biasa dari dua drummer bersaudara, Syahla & Zahra, berusia 12 dan 13 tahun dari Aries Garasi Drum School (AGDS) Sukabumi. Meski masih belia, keduanya menunjukkan kekuatan, teknik, dan musikalitas yang matang, menambah warna sekaligus memperlihatkan keragaman talenta di tubuh DRNS.
Sementara itu, Alfy, drummer berusia 11 tahun, kembali menunjukkan kepiawaiannya yang luar biasa. Ia telah meraih Juara 1 tingkat nasional dua tahun berturut-turut, sebuah pencapaian yang mengukuhkan bakat besarnya. Namanya semakin bersinar karena sering diundang tampil di berbagai kota besar di Indonesia—mulai dari Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, hingga kota-kota lain. Lebih membanggakan lagi, Alfy merupakan drummer band Go-Block-S, sosok yang kini menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi di panggung nasional.
Kemeriahan semakin terasa ketika acara turut menghadirkan band-band pilihan. Go-Block-S tampil memukau dengan suguhan musik jenaka melalui lagu "Kagak Enak" sekaligus membawakan deretan lagu reggae yang menghibur. Sementara itu, Predator Band—jawara baru yang belum lama ini meraih predikat Juara 1 dalam sebuah ajang musik tingkat Asia—berhasil menambah semarak panggung dan membuat penonton larut dalam euforia.
Dari sisi teknis, acara ini berjalan sangat profesional berkat dukungan penuh berbagai pihak. TEBE Pro hadir memastikan kualitas sound system, panggung, LED, hingga tenaga kerja berjalan optimal sehingga seluruh pertunjukan tampil dengan hasil terbaik. Dukungan 303 Pro’sounds dan Lima Dimensi (5D) turut memperkuat kualitas audio-visual, menghadirkan detail suara yang jernih serta visual memukau. Tak hanya penonton di lokasi, audiens yang menyaksikan melalui live streaming pun puas dengan kualitas tayangan. Kolaborasi teknis yang matang inilah yang menjadikan event ini bukan hanya meriah di panggung, tetapi juga berkesan dan menjangkau audiens lebih luas.
Lebih spesial lagi, acara dipandu dengan penuh energi oleh dua nama beken yang berduet sebagai master ceremony: Bagi Dua, yakni Ipank (Go-Block-S) bersama Kudil (TeamLo). Duet MC ini berhasil menjaga ritme acara tetap hidup, menghadirkan suasana cair, interaktif, sekaligus menghibur sejak awal hingga akhir.
Puncak acara ditutup dengan penampilan spektakuler berupa parade 7 drummer DRNS di sesi pertama, disusul 7 drummer DRNS lainnya di sesi kedua, mengiringi dua lagu pilihan panitia. Sinkronisasi yang terjalin begitu indah memperlihatkan bagaimana lintas usia—dari anak-anak, remaja, hingga dewasa—saling melengkapi dan menutupi, menciptakan harmoni yang menggetarkan. Usai parade, prosesi penyerahan piagam, penghargaan, serta hadiah dilakukan kepada para pemenang dari kategori Harapan 1 hingga 3, serta Juara 1 hingga 3.
Lebih dari sekadar acara musik, pertunjukan DRNS di Podomoro Golf View membuktikan bahwa ketika bakat, kerja keras, dukungan keluarga, dan fasilitas profesional berpadu, lahirlah sebuah momentum yang menginspirasi. Anak-anak usia dini hingga remaja tampil percaya diri, membanggakan orang tua, dan memberi teladan bagi generasi berikutnya. Sebuah pembuktian nyata bahwa musik tidak hanya hiburan, tetapi juga jembatan mimpi antar generasi.
Liputan: AlxFtr – Indie Preview





























