Since 07-07-2017

Follow Me !

"YANG TER-SADNESS" Menjadi andalan Paranoia di lagu "Penyintas"

Paranoia [ @para__noia666 ] adalah Band yang terbentuk asal Indonesia tahun 2021, beranggotakan Lewong sebagai bassist & vokalis, Jevon pemegang keyboard, Afrik sebagai guitaris, dan Natan sebagai pemukul drum. Melalui lagu berjudul "Penyintas" band ini memulai debut barunya di dunia musik.



Lagu "Penyintas" ditulis oleh Lewong yang tiba tiba kesurupan oleh Almarhum sahabatnya. Lagu ini menceritakan tentang suatu hubungan yang terpaksa putus karena penyakit yang ditimpa oleh sahabat sang vokalis. Lagu ini merukapan ungkapan perasaan sang lelaki yang harus meninggalkan hubungan dengan kekasihnya dengan segera dan terpaksa.

Lagu ini diproduseri oleh personil Paranoia itu sendiri lalu Record dan Mixing oleh Rezroll.



Lagu ini dirilis dalam format digital pada 24 Desember 2021. Bisa didengarkan di platform music favorit seperti Spotify, Apple music, Youtube Music, Deezer, dan lainya.


Paranoia



Phone : 081211739882 (Afrik)


Instagram : @para__noia666


___________________________________

Deskripsi postingan :


"YANG TER-SADNESS"


Itu yang terpintas setelah mendengar lagu penyintas dari paranoia,


Nuansa musik pop dengan balutan lirik yang emotional tanpa ditaburi bau-bau senja membuat lagu ini cocok didengarkan untuk menghambat pertumbuhan hati, jiwa, dan harapan.


___________________________________

Info Band :


Paranoia - Penyintas

Pencipta Lagu :


Lewong

Bass & Vokal : Lewong


Keyboard : Jevon


Guitar RIP : Afrik


Drum : Natan


Untuk sesi curhat panggung & sekitarnya : 


Afrik : 08121173982 


Ikuti Paranoia :


Intagram


Spotify


Youtube


Its Spada mengeluarkan single terbaru berjudul “Without You”.

It’s Spada [ @itsspada_official ] merupakan band Alternative/Rock dari bogor, yeng beranggotakan Med pada vocal, gilang Ramadhan pada guitar, Deo Fitrah Alif pada drum dan Farham latu pada bass.


Setelah berhasil mengeluarkan single berjudul “Crazy Over You” & “ One Step To Be wiser” pada 2020 silam, kini Its Spada mengeluarkan single terbaru yang berjudul “Without You”.



Without You adalah rilisan terbaru dari It’s Spada dengan format musik yang berbeda dari lagu-lagu sebelumnya.


Lagu ini ditulis oleh med yang tidak lain merupakan sang vokalis. 



Penjajalan mengenai konflik batin yang berusaha ditumpahkan lewat liriknya. 

Arti lagu ini menceritakan tentang drama percintaan sepasang kekasih yang sedang tercabik ego, dan tokoh utama merasa gelisah Ketika mendapati dirinya tersakiti namun tetap meminta sang kekasih untuk tetap tinggal.



Selepas dirilis dalam bentuk video lirik dikanal youtube its spada official pada 20 januari 2022, without you juga sudah bisa didengarkan diseluruh platform digital.


Without you di kerjakan di 2 studio berbeda, yakni fakehero record & Btr record yang juga lagu ini di produseri oleh dcdc shoutout bogor.


Song Title : Without you

Years : 2022

Arranger : It’s Spada (Gilang, Deo, Med, Farhamlatu )

Song Writter : Med 

Recorded : Fakehero Record

Mixed/Mastered: BTR Record

Co- Produser : Dcdc ShoutOut Bogor

Artwork & video Lirik : Farhamlatu 


Follow us on :

Intagram : http://www.instagram.com/itsspada_official

Facebook : http://www.facebook.com/itsspada

Youtube : http://www.youtube.com/itsspadaofficial 

Heartmachine Kembali Merilis Single Kedua Yang Berjudul “Delusion”

HEARTMACHINE @heartmachine.official Band asal Bandung yang berdiri pada bulan juni 2021 Dengan formasi Irfan (vokal) Hafizh (Gitar) Pee (Bass) Isfan (Synth) Dan Muthohari (Drum). 


Di bulan Agustus 2021, HEARTMACHINE telah merilis single pertama yang berjudul "Phases". 

Karya musik ini adalah karya yang menjadi jembatan menuju EP album pertama dari HeartMachine. 


Aransemen yang dibangun di lagu ini merupakan hasil penggabungan ide dari kesluruhan personil HeartMachine itu sendiri.

Pada bulan Oktober, HEARTMACHINE kembali merilis single kedua yang berjudul “Delusion”.



Delusion menceritakan tentang kondisi ketidakpercayaan atas segala sesuatu yang telah terjadi dalam kehidupan seseorang. 


Mencoba nememukan jawaban dengan bertanya Tanya pada diri sendiri hingga dia menyadari sebuah jawaban bahwa tidak ada yang berhak untuk disalahkan melainkan diri sendiri. 

Di ujung lagu tersisip sebuah kalimat “I guess myself as enemies” (Saya menganggap diri saya sebagai musuh) adalah sebagai ungkapan bahwa hal hal yang buruk terjadi pada kehidupannya dikarenakan keputusan diri sendiri.



Karya ini mengedepankan nuansa rock klasik yang dipadupadankan dengan sentuhan instrumen modern serta diperkuat oleh lead synth yang menjadikan karya ini memiliki warna yang lebih modern. 


Dari segi lirik dalam karya ini berupaya untuk menggambarkan situasi yang dikenal sebagai Fase Quarter life crisis. 

Penegasan dalam lirik lebih condong mengutarakan permasalahan perihal kesehatan mental dan siklus paranoid yang selalu dimiliki oleh tiap individu pada siklus fase tersebut, serta berupaya mengantarkan pesan sebagai self reminder atas segala permasalahan yang sedang di hadapi untuk tidak menyalahkan takdir dan orang lain.

Video lirik, sampul digital hingga sampul EP Album merupakan artwork yang dirangkai oleh FXVWorks yang akan bersinergi dalam karya dan produk-produk selanjutnya. 

Out Now!

Single "Delusion"

By HEARTMACHINE @heartmachine.official

https://bfan.link/HMDelusion

More At : www.musicoloid.com

Support our musicians with buying their albums and songs legally.

@musicoloid

PRESS RELEASE ROSE AND REVOLT

LAUNCHING SINGLE ACONITUM


ROSE AND REVOLT MENCOBA MEMADUKAN KARAKTERISTIK MASING-MASING PERSONIL 

MELALUI SINGLE PERDANA “ACONITUM”



Rose and Revolt merupakan band pendatang baru asal Jakarta yang dibentuk pada September 2020. 


Sebagai band pendatang baru, dalam pembuatan sebuah lagu, Rose and Revolt masih mencoba memadukan karakteristik permainan dari masing-masing personil yang memiliki latar belakang selera musik dan influence yang berbeda-beda seperti Asking Alexandria, Bullet For My Valentine, Avenged Sevenfold, Slipknot, Lamb of God, Metallica, Pantera, Dream Theater, dan band-band besar 

lainnya.


Dengan mengusung genre Metalcore, Rose and Revolt menyajikan musik dengan riff dan solo gitar yang catchy, drum yang menggebrak, breakdown yang heavy dan headbanger-able, dan tentunya dengan iringan vocal scream yang gahar dan vocal clean yang sing along.



Paduan unsur musik tersebut disempurnakan dengan lirik yang bertemakan kehidupan sosial dan pengalaman pribadi dengan pemilihan diksi yang pas dan tidak klise.


Setelah melewati proses yang panjang dan memakan waktu yang cukup lama, Rose and Revolt akhirnya merilis Single pertama berjudul Aconitum yang menceritakan kondisi seseorang yang ditawarkan keindahan dan kenyamanan namun akhirnya menghadapi kehancuran akibat diperlakukan dengan tidak pantas. 


Filosofi lagu ini sejalan dengan arti dari Aconitum itu sendiri yaitu jenis bunga berwarna ungu yang berparas indah namun mengandung racun yang mematikan. 


“Suar!” : Single Perdana fuso Menuju Debut EP

 “Suar!” : Single Perdana fuso Menuju Debut EP


Quintet rock asal tangerang, fuso, baru saja melempar single pada Sabtu (15/1) lalu. Lagu berjudul 

“Suar!” ini merupakan single perdana dari band yang beranggotakan Galung Isya (vocal), Argo Selig (basis), Ivano Eknar (gitar), Ignas Bc (gitar), dan London Mamora (drum) semenjak terbentuk pada 2019 lalu.

Dilansir dari Galung Isya Nukasvianta sebagai penulis lirik, lagu ini menceritakan konsep dari kebaikan dan keburukan yang selaras beriringan.


Suar adalah representasi dari sesuatu hal di dalam jiwa dan pikiran namun tanpa kontrol kuat dari manusia tersebut.


Ada pikiran-pikiran liar yang terus dibiarkan tumbuh dengan output yang terlalu barbar, sebaliknya ada juga yang meredamnya dengan sangat hati-hati namun justru malah berbalik destruktif kepada diri sendiri. 



Suar seharusnya menjadi pertanda untuk diri, bahwa segala sesuatunya bisa dikontrol dengan kesadaran yang seringnya justru kita lupa.


Single "Suar!" sendiri dipilih sebagai pengenalan debut EP berisikan empat lagu yang juga direncanakan rilis tahun ini. 


Meski tidak mewakili dinamika musik fuso secara keseluruhan, namun single ini cukup menggambarkan karakter sound fuso pada EP tersebut.


“Suar!” kini telah tersedia di berbagai platform digital streaming.

Visit Us at

Spotify : https://open.spotify.com/artist/1nDR01ol3sX2x1fgba9zs8

Instagram : https://www.instagram.com/fusorocks/

Twitter : https://twitter.com/FUSOrocks

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCwplwugqgtBt090-jub6zUw

Bandcamp : https://fusorocks.bandcamp.com/

Soundcloud : https://soundcloud.com/fusorocks

Facebook : https://www.facebook.com/FUSOrocks

Contact Person

Email : fusorocks@gmail.com

Phone / Whatsapp : 085813884645 (Argo Selig)

DARIU - “THE SKY WILL WITNESS US”

PRESS RE


LEASE : DARIU - “THE SKY WILL WITNESS US” 

DARIU merupakan band Alternative Pop/Rock yang terbentuk pada tahun 2017. 

Band ini beranggotakan lima orang yaitu Dary (Vokal), Fiqih (Gitar 1), Mondy (Gitar 2), Ben (Bass) dan Devan (Drum).

Setelah 1 tahun absent dari belantika musik tanah air, kini DARIU hadir kembali dengan single ke-4 nya “The Sky Will Witness Us”. 

Lagu yang dikemas dengan pesona tiap personel menjadi kesatuan yang menarik ini merupakan kolaborasi DARIU dengan PT. SA Music Studio yang merupakan manajemen musik berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Lagu “The Sky Will Witness Us” 

bercerita tentang fase dimana seseorang menghadapi putus cinta/rusaknya hubungan dengan kekasih. “Love kills you softly and love makes you lonely” merupakan phrase saat seorang merasa putus asa dalam memperbaiki hubungannya dengan orang yang dicintai. 


Lagu ini mengajak para pendegar untuk terus semangat menghadapi keputus asaan dan terus bangkit menjalani kehidupan yang akan datang. 


“The Sky Will Witness Us” memiliki tempo 153 bmp dengan nada dasar Do = D.

Kredit :

Nama Artis : DARIU

Judul Lagu : The Sky Will Witness Us

Nama Penulis : Restu Prawira Nugraha, Dary Alim, Fiqih Munandar, Ady Akhdiyat, Benny 

Heriyawan, Mondy Hartagi

Nama Produser : Idhuy Midi (PT. SA Music Studio)

Nama Komposer : Dary Alim, Fiqih Munandar, Ady Akhdiyat, Benny Heriyawan, Mondy Hartagi

Artwork design : Dary Alim

Label : PT. SA Music Studio

Produksi : SA Music Studio, Kelapa Gading, Jakarta Utara & Amplop Records, Cibinong, 

Bogor

Tanggal Rilis : 20 Januari 2022

Social Media : 

Instagram : @officialdariu

YouTube : DARIU Official Channel

Facebook : DARIU

Spotify : DARIU

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More