Jakarta , Senin 28 Oktober 2019 .
Matahari baru saja meninggi , mimin berkunjung ke sebuah rumah di Condet, Jakarta-Timur , rumah yg asri milik Anggayasti , gitaris di band Memoar .
Sesi wawancara lanjutan yg sebelumnya di bisikin bahwa Memoar akan segera mengeluarkan single ke-2 dan juga Video Clip nya .
Sedikit informasi pembuka :
Memoar, adalah sebuah band distorsi (mimin mendefinisikannya seperti itu) dari Condet, Jakarta timur terbentuk pada november 2017 dengan personel awal yaitu ; Hillel (vocal, Ghetto), Ibenk (drum, Markoem), Anggayasti (Gitar, Diarium), Imam (Bass, D’muv) sepakat untuk membuat Trilogy dengan judul “AN EPITOME OF CHEMISTRY”.
Awal terbentuk digagasi Oleh Anggayasti yang pada pertengahan 2017 baru saja resign dari band Diarium yang sudah menempati posisi gitar dari tahun 2008. Sebuah perjalanan yg lumayan panjang dan sangat di sayangkan harus terhenti begitu saja .
Perbincangan kami pun jauh lebih santai , di temani secangkir kopi hitam bertemankan gorengan . Terlihat Anggayasti asik membersihkan koleksi gitarnya .
Baca artikel gak lengkap rasanya kalo gak sekalian ngemil SINGKONG BREW yg bisa kalian pesan di +6285669086370 (Singkong Brew)
Kembali ke pokok wacana .
Tidak sampai disitu, kala itu (Pertengahan 2017, -red) Anggayasti menghubungi beberapa teman seperjuangan untuk membangun sebuah band baru, yang sebelumnya sempat terjadi diskusi dengan seorang media partner Aleks dari Indie Preview (mimin, -red) yg membantu membidani lahirnya Memoar.
Setelah personel terkumpul, single pertama "Open Cage" langsung direkam, namun sempat terjadi pergantian personel pada posisi bass , yaitu Imam .
(Foto di ambil dari akun instagram Imam)
Imam yg mempunyai kesibukan di 2 band (D'Muv & Memoar, -red) , harus tetap bersama D’muv karena pada saat itu D’muv mempunyai jadwal yang cukup padat.
Di tahun 2018 Ahmad aka Ableh menempati posisi Bass menggantikan posisi Imam yg telah kosong , dimana sebelumnya Ableh sendiri merupakan bassist dari band Ghetto.
"Setelah resmi bergabung , kami lanjut fokus akan target kami saat itu" . Sambung Anggayasti mengenang .
Sesuai yg di ceritakan Anggayasti , Proses rekaman berlangsung di Imix Studio, yg dikerjakan langsung oleh Fikal dari band Tremor.
"Proses take diambil di daerah sentul untuk scene talent, Anashzinnia selaku talent dalam 3 video klip trilogy nantinya." . Sambungnya lagi .
Untuk scene band performance dilakukan di BMS studio.
"Saat itu kami booking BMS 3 jam tp ternyata kurang waktunya , mau nambah jam eh udah ada band lain yg menunggu" . Celetuk Anggayasti mengingatkan . Miminpun ikut tertawa mendengar ceritanya . Bagaimana tidak ? Materi kurang sedangkan mau nambah jam sewa dah ga bisa karna sudah ada yg booking studio dan menunggu di depan .
Di sela-sela obrolan ringan mimin dengan Anggayasti , mimin coba mencari di YouTube Channel Memoar untuk melihat Videoklip Open Cage , kalian bisa lihat di kanal youtube Memoar Official www.youtube.com/c/MemoarOfficial berikut link nya di bawah ini :
"2019 single ke 2 DEEP BREATH sudah rampung dikerjakan, video klip kali ini masih dipercayakan kepada Eunoia Pictures, tunggu tanggal rilisnya pada tahun 2019 ini." . Tegasnya .
Setelah mimin perhatikan, jenis musik Memoar mengarah ke band-band 90an, seperti Faith No More, HIM, Deftones diramu dengan warna memoar sendiri.
Hari menjelang senja di Jakarta-Timur , tak terasa waktu cepat berlalu maka perbincangan kami pun akhirnya harus di akhiri , mimin pun pamit setelah mendapatkan bahan materi yg cukup . Setidaknya demikianlah yg mimin perkirakan saat ini .
Selama di perjalanan pulang , mimin terbayang terus setelah mendengar semua cerita dari Anggayasti terutama tentang Video Clip single ke-2 mereka benar-benar membuat mimin penasaran . Namun terlintas di pikiran mimin makna dari Trilogy .
Setiba di rumah , mimin mencoba menghubungi Hillel via tlp , untuk memperoleh materi tambahan . Via telpon karna saat ini Hillel sedang di Bandung . Percakapan seputar Memoar terkait Trilogy yg sangat mengusik rasa penasaran mimin . Apa makna dari kata Trilogy ?
"Trilogy ini punya keterkaitan antara lagu 1 dan lagu lainnya. Jadi lagu OPEN CAGE berhubungan dengan lagu DEEP BREATH , dan akan ditutup Trilogynya dengan lagu NOTHING nantinya ." . Ungkap Hillel yg identik dengan tempat minum minion . Nyentrik dan unik . Pria gagah , musik cadas tapi setiap manggung selalu bawa tempat minum minion .
(Foto di ambil dari akun instagram Hillel)
"Semua adalah kisah nyata seorang teman , dan dia adalah seorang wanita . Jadi kisah nyata tersebut dituangkan dalam lirik2 memoar” . Sambungnya di ujung telpon .
"Jadi disebut Trilogy. Video klipnya akan menyambung juga, yang jadi pertanyaannya, siapakah seorang teman tersebut?" . Sambungnya meninggalkan sebuah tanya , bagai kepingan puzzle berharap mimin selesaikan rupanya . Ckckck ..
Sedikit perbincangan ringan kami kemudian kami akhiri .
Hmmm mimin jadi semakin penasaran ,, harus pantenging terus time-line Memoar Official nih .
Sebagai petunjuk pertama ada di klip video OPEN CAGE , mimin akan kepoin IG memoar , "Teman" tersebut sering nongol di timeline Memoar Band ...
So , kita tunggu peluncuran Video Clip Single Ke-2 Memoar segera di penghujung tahun 2019 . Informasi yg di dapat video clip nanti adalah single DEEP BREATH .
Sukses selalu untuk Memoar Band .
Hingga ulasan ini mimin upload , berulang-ulang kali mimin tontonin video clip Memoar Official - Open Cage . Mahakarya yg sangat berkualitas . Terlihat garang dan sangar . Gelap namun futuristik . Dan yg utama , model video vlip nya cantik , hhehe ..
Mimin, Aleks Fatharu .
Ingin bekerja sama ? Hubungi saya .






















2 Comments:
mantab.maju trus semoga bisa menjadi band papan atas dindonesia
mantap...
Posting Komentar