"She Is" Persembahan Terbaru Dari Band Magicpie
Album perdana “Svn Garuda” sudah diluncurkan
New Debut Single : ‘SWEET ONE’
Name of Truth, Single Terbaru dari Surgentkind
Kita Tumbuh Karena Terbiasa
Setelah rilis single pertama yang berjudul ”Berulang Asa" yang masuk di editorial playlist Spotify, Fresh Finds Indonesia, Inoya House akan merilis single keduanya yang berjudul "Kita Tumbuh Karena Terbiasa" menceritakan tentang seorang wanita yang tersadar akan cintanya yang sudah tidak lagi menggebu-gebu, lalu telah menyadari bahwa ada perubahan dalam hubungan cinta dengan pasangannya.
Selamat mendengarkan !
INIS– TOPSYTURVYDOM PRESS RELEASE
Membuka awal tahun 2022, Inis kembali meramaikan belantika musik Indonesia dengan menepati janjinya untuk merilis EP terbarunya “TOPSYTURVYDOM” yang sempat tertunda November lalu.
Hadir dengan warna musik yang sangat berbeda dengan “Mood Hacks”, Inis tampil begitu berani dengan musik elektronik dan sentuhan rock pada rilisannya tahun ini.
Tidak sendiri, Inis menggandeng salah satu Band Rock Alternative, “MOTHERN” sebagai kolaborator di lagu terakhirnya yang dirilis bersama dengan EP ini “TOPSYTURVYDOM”.
Selalu bermusik dengan sepenuh hati dengan apapun genrenya, Inis berharap karyanya dapat dinikmati banyak kalangan dengan penggemar berbagai genre.
“2020-2021 adalah tahun-tahun terberat untuk kita semua but again, music unite us, let’s face the world together” Ujar Inis menanggapi EP terbarunya.
Dinaungi Label Musicoloid, Heartmachine Kembali Merilis Single Ketiga “Fading”
Setelah merilis single kedua yang berjudul “Delusion” pada akhir tahun 2021, HeartMachine dengan dinaungi label Musicoloid merilis kembali single ketiga di awal tahun 2022, berjudul “Fading” yang merupakan jembatan menuju EP Album HeartMachine “Wonderfull Preasure” yang akan di rilis pada tahun 2022.
Single Fading secara musikal dan lirikal merupakan penggabungan dari akumulasi kesenangan dan keresahan seluruh personil band.
Fading, berusaha menyampaikan pesan ajakan untuk menyudahi perasaan bersalah dan penyesalan seseorang terhadap peristiwa menyakitkan yang terjadi di masa lalu.
Meskipun memang tidak mudah untuk menjadi baik-baik saja, namun hidup harus terus digeluti dan dihidupi sepenuhnya.
HEARTMACHINE, Band asal Bandung yang berdiri pada bulan Juni 2021, dengan formasi : Irfan (vokal) Hafizh (Gitar) Pee (Bass) Isfan (Synth) Dan Muthohari (Drum).
Dalam karya Fading mengedepankan nuansa rock klasik yang dikolaborasikan dengan sentuhan instrumen modern serta diperkuat oleh lead synth yang menjadikan karya ini memiliki warna yang lebih modern dengan harapan dapat mendapat antusiasme di kalangan milenial pecinta musik keras.
Single Fading akan dirilis di berbagai platform media digital seperti Spotify, I-Tunes, dan lainnya bersamaan dengan perilisan Video lirik di Chanel You Tube HeartMachine pada awal Maret ini.
Video lirik, sampul digital hingga sampul EP Album merupakan artwork yang dirangkai oleh FXVWorks yang akan bersinergi dalam karya dan produk-produk selanjutnya.
Out Now! Single "Fading"
By HEARTMACHINE @heartmachine.official
https://bfan.link/heartmachine-fading
𝙈𝙤𝙧𝙚 𝘼𝙩 : www.musicoloid.com
Solois Pendatang Baru Asal Jakarta, YAKKA Rilis Single Perdana “Surreal”
Jakarta, 4 Februari 2022 - Mengawali bulan Februari, solois pendatang baru asal Jakarta YAKKA.
Merilis single perdananya yang bertajuk “Surreal” pada hari Jumat, 4 Februari 2022. Dikenal sebagai artist dan songwriter, YAKKA. Membalut single ini dengan irama musik bernuansa Pop, Elektronik dan RnB didampingi oleh Satrio Pratomo sebagai produser dan juga Kharisma, gitaris dari band metal asal Jakarta, Deadsquad yang mengisi bagian gitar dari lagu ini.
Single yang ditulis pada tahun 2016 dan selesai dikerjakan pada tahun 2017 ini menceritakan tentang fenomena sosial saat ini dimana banyak orang yang berpura-pura hanya untuk bisa diterima oleh orang lain di sekitarnya, yang menyebabkan kepura-puraan tersebut seakan menjadi sebuah hal yang biasa di era saat ini.
“Everything that happened in my life is so unreal, why can’t you just give me something real?” merupakan penggalan lirik yang cukup menggambarkan inti dari lagu “Surreal”.
Sebelumnya YAKKA telah merilis beberapa lagu di berbagai kanal streaming digital dengan menggunakan nama panggung Loner Pablo, dan YDZ.
Video musik “Surreal” turut dirilis secara resmi di kanal YouTube YAKKA pada 18 Februari 2022 disertai dengan dirilisnya lirik video pada 11 Februari 2022 beberapa waktu yg lalu.
YAKKA media sosial
Instagram: @ode.akay
TikTok: @yakka_music
YouTube: YAKKA.
YAKKA contact person
Email:
Phone: +6282219154044
Komang Adhyatma
Music Partnership Coordinator
M: +62 856 4960 2141
Collab Asia
FX Mall Sudirman
Go-Work Level 7
Jalan Sudirman
Jakarta 10270 Indonesia
CIRCAFAITH Release "APOCALYPSE" EP Album
Circafaith adalah band metalcore yang berasal dari Pontianak. Beranggotakan : Rendy Aprillian (Vocal), Hendra Ria Septiawan (Gitaris), Muhammad Sulaiman (Gitaris), Arifudin Munandar (Bassist), dan Akbar Satriadi (Drummer).
Musik yang kami usung merupakan gambaran dari metalcore modern dimana kami dapat menumpahkan semua ide-ide liar kami dengan riff-riff yang bervariasi.
Setelah mengumpulkan materi sejak tahun 2017, dan mematangkannya dalam berbagai kesempatan panggung maka proses rekaman album ini dimulai pada Maret 2021 dan selesai pada Desember 2021.
Dan di awal tahun 2022 ini kami akan merilis sebuah mini album yang berjudul “APOCALYPSE”.
Di album ini berisikan 5 lagu yang mana masing-masing lagu tersebut memiliki jalan cerita yang berbeda, “APOCALYPSE” menceritakan tentang dosa, harapan, kekecewaan dan ambisi dari seseorang, lebih tepatnya implementasi dari ”kekacauan” manusia yang ia perbuat sendiri.
Pengerjaan EP album ini memakan waktu hampir 1 tahun di studio Freest dan juga Baba Ace dengan music director Muhammad Sulaiman serta melibatkan Muhammad Irfan Qashidi dan Gregorius Argo (Wahatapsa Production).
Besar harapan, dengan dirilisnya EP album ini dapat memberikan semangat dalam bentuk sikap positif, serta optimisme dalam menghadapi hidup setelah mengarungi beratnya kekacauan batin dalam diri sendiri.
Selain itu juga di dalam EP album ini ingin memberikan warna tersendiri dalam industri musik, khususnya industri underground dan para pecinta musik Metal di Indonesia.
EP Album ini dirilis dalam bentuk CD dan juga tersedia di layanan digital favorit anda.
Untuk seluruh lagu dalam ep album Apocalypse dari CIRCAFAITH rilis di seluruh platform musik digital yaitu Apple Music, Spotify, Joox, Deezer, Itunes, Tidal, Youtube Music dan dll.
All DSP (Digital Streaming Platform):
linktr.ee/circafaithofficial
For more information, contact:
circafaithofficial@gmail.com
+62819 1119 6002 ( Arif )
Appetizer yang Menggugah dari Zizi, “Sweet Little Misery”
Tahun 2022 akan menjadi awal baru Zizi dalam perjalanan bermusiknya. Sebelumnya, Zizi sudah merilis 2 single berjudul Company di akhir Desember 2019 serta Loveless Touch pada Februari 2021. Namun, bagi musisi berdarah padang ini, hasrat dan perasaannya belum sepenuhnya terungkapkan. Sepanjang tahun lalu, bekerja sama dengan beberapa musisi di tempat tinggalnya, Bandung, Zizi merampungkan karya-karya, menggenapkan hasratnya dalam sebuah mini-album yang akan segera diluncurkan.
Salah satu karya terbarunya adalah “Sweet Little Misery” yang dirilis pada tanggal 28 Januari 2022. Melalui single ini, Zizi ingin meyakinkan para pendengarnya untuk melihat setiap masalah dari sudut pandang yang berbeda. “hidup tidak akan lengkap tanpa setiap penderitaan tersebut” ungkap Zizi. “…Its okay to have all those broken pieces” salah satu penggalan dalam lirik single terbarunya dimana Zizi beranggapan bahwa hidup memang tidak sempurna, dan mungkin tidak seharusnya sempurna.
“Sweet Little Misery” merupakan track yang nantinya akan menjadi bagian dari mini album perdana Zizi “Unelevated”, yang akan dirilis pada tanggal 25 Februari 2022. Unelevated secara sederhana menceritakan tentang orang-orang yang tengah berada di titik terendahnya. Dimulai dengan alunan piano dan vokal Zizi dan dilanjutkan dengan alunan instrumen seperti cello, gitar, dan violin yang bersatu-padu pada pertengahan lagu, membuat “Sweet Little Misery” menjadi dessert yang manis dari mini albumnya dan juga appetizer yang berkesan untuk memulai 2022 ini.
MUSIC CREDITS:
Performed by : Zizi
Written by : Razita Puti Syahzani
Composed by : Ezra Permana Trisna
: Felix Jonathan Pamenan
Produced by : Ezra Permana Trisna
Mixed and Mastered by : Hadiyan Fazari Amirullah
Recorded at : Studio Reog
Artwork by : Laeticia Viorentine
Source : Mindlane
BERBICARA TENTANG ISU KESEHATAN MENTAL MELALUI SINGLE : TUMBUH UNTUK SEMBUH
PRESS RELEASE
KAMAR JIWA :
Membuka lembaran baru di tahun 2022 ini, Kamar Jiwa, band beranggotakan 4 orang personil :
Fitrah Umami (gitar, vokal), Fauzan Hermawan (drum), Septa Pratama (gitar) dan Lukman
Tambossey (bass) yang ber-homebase di Kota Semarang, kembali mengeluarkan single baru
berjudul “Tumbuh Untuk Sembuh”.
Melalui single ini, Kamar Jiwa ingin mengangkat issue tentang betapa pentingnya kesehatan
mental kita. Didasari pada concern mereka tentang fakta bahwa banyak generasi muda di era
global ini yang mengalami masalah kesehatan mental seperti perasaan tidak dibutuhkan,
diacuhkan oleh lingkungan terdekat, tidak punya tempat untuk ‘bersandar’, pelecehan secara
verbal dan seksual, perasaan insecure berlebihan, hingga keinginan untuk mengakhiri hidup.
Melalui lirik yang (mencoba) mendeskripsikan perasaan negatif yang jamak dirasakan banyak
orang, dan diakhiri dengan beberapa frasa positif disertai ajakan untuk tidak menyerah, Kamar
Jiwa bermaksud ingin menyuarakan sebuah pesan kepada para pendengar lagu ini : “mari
menyembuhkan diri tanpa melukai diri sendiri maupun orang lain”.
“Tumbuh Untuk Sembuh” bergenre folk pop, dengan ambience akustik yang mengingatkan
kepada lagu - lagu lama Kamar Jiwa di album indie pertama dan kedua mereka. Karena itu, bagi
Kamar Jiwa sendiri, tidak berlebihan rasanya kalau mereka mengatakan bahwa single ini adalah
sebuah perayaan dan penanda bahwa mereka telah pulang, kembali ke akar musik di mana
mereka berasal dan tumbuh hingga mencapai titik ini. Kembali ke “rumah”, setelah sebelumnya
banyak ‘bermain dan berpetualang’ di area musik yang asing dan cenderung lebih industrialis.
Namun lebih dari itu semua, secara garis besar, lagu ini berbicara tentang sebuah issue global
yang cukup klise : YOUR MENTAL HEALTH MATTERS! Kesehatan mental itu penting!
Single “Tumbuh Untuk Sembuh” dirilis secara digital di semua platform streaming pada bulan
Januari 2022, dan akan didistribrusikan ke semua jaringan radio di seluruh Indonesia di melalui
kerjasama titip edar dengan label Big Records Asia, sebuah label rekaman dan publisher dari
Jakarta.
Salam hangat,
KAMARJIWA MANAGEMENT
Jl. Kawi IIIB No.39
Wonotingal Candisari,
Kota Semarang
http://desty.page/kamarjiwamusic
http://instagram.com/kamarjiwa.official
For Business Contact
0821 3366 6769 (call/sms)
0819 0100 5769 (WA)
Lirik Lagu Tumbuh Untuk Sembuh
TUMBUH UNTUK SEMBUH
Composed & arranged by Fitrah Umami
Lyrics written by Fauzan Hermawan
Lyric :
Untukmu yang sedang goyah
Yang letih berjuang
Jiwa jiwa yang merasa terbuang
Tak jua dipandang
Hati yang merasa terbebani
Kusut tak berarti
Buram seolah tak ada yang pasti
Namun mencoba berdiri
Aku tau kau tak menyerah
Hanya sedang merasa lelah
Saatnya untuk berhenti sejenak
Jangan dulu beranjak
Ku tau kau sudah berusaha
Menjadi manusia
Meski terkadang apa yang terjadi
Berjalan tak semestinya
Reff:
Dan kita kan tumbuh tuk sembuh
Perlahan bangkit setelah terjatuh
Belajar tuk lepaskan semua
sejatinya bukan milik Kita
"YANG TER-SADNESS" Menjadi andalan Paranoia di lagu "Penyintas"
Paranoia [ @para__noia666 ] adalah Band yang terbentuk asal Indonesia tahun 2021, beranggotakan Lewong sebagai bassist & vokalis, Jevon pemegang keyboard, Afrik sebagai guitaris, dan Natan sebagai pemukul drum. Melalui lagu berjudul "Penyintas" band ini memulai debut barunya di dunia musik.
Lagu "Penyintas" ditulis oleh Lewong yang tiba tiba kesurupan oleh Almarhum sahabatnya. Lagu ini menceritakan tentang suatu hubungan yang terpaksa putus karena penyakit yang ditimpa oleh sahabat sang vokalis. Lagu ini merukapan ungkapan perasaan sang lelaki yang harus meninggalkan hubungan dengan kekasihnya dengan segera dan terpaksa.
Lagu ini dirilis dalam format digital pada 24 Desember 2021. Bisa didengarkan di platform music favorit seperti Spotify, Apple music, Youtube Music, Deezer, dan lainya.
Paranoia
Email : prnromance@gmail.com
Phone : 081211739882 (Afrik)
Instagram : @para__noia666
___________________________________
Deskripsi postingan :
"YANG TER-SADNESS"
Itu yang terpintas setelah mendengar lagu penyintas dari paranoia,
Nuansa musik pop dengan balutan lirik yang emotional tanpa ditaburi bau-bau senja membuat lagu ini cocok didengarkan untuk menghambat pertumbuhan hati, jiwa, dan harapan.
___________________________________
Info Band :
Paranoia - Penyintas
Pencipta Lagu :
Lewong
Bass & Vokal : Lewong
Keyboard : Jevon
Guitar RIP : Afrik
Drum : Natan
Untuk sesi curhat panggung & sekitarnya :
Afrik : 08121173982
Ikuti Paranoia :
Intagram
Spotify
Youtube
Its Spada mengeluarkan single terbaru berjudul “Without You”.
It’s Spada [ @itsspada_official ] merupakan band Alternative/Rock dari bogor, yeng beranggotakan Med pada vocal, gilang Ramadhan pada guitar, Deo Fitrah Alif pada drum dan Farham latu pada bass.
Setelah berhasil mengeluarkan single berjudul “Crazy Over You” & “ One Step To Be wiser” pada 2020 silam, kini Its Spada mengeluarkan single terbaru yang berjudul “Without You”.
Without You adalah rilisan terbaru dari It’s Spada dengan format musik yang berbeda dari lagu-lagu sebelumnya.
Lagu ini ditulis oleh med yang tidak lain merupakan sang vokalis.
Penjajalan mengenai konflik batin yang berusaha ditumpahkan lewat liriknya.
Arti lagu ini menceritakan tentang drama percintaan sepasang kekasih yang sedang tercabik ego, dan tokoh utama merasa gelisah Ketika mendapati dirinya tersakiti namun tetap meminta sang kekasih untuk tetap tinggal.
Selepas dirilis dalam bentuk video lirik dikanal youtube its spada official pada 20 januari 2022, without you juga sudah bisa didengarkan diseluruh platform digital.
Without you di kerjakan di 2 studio berbeda, yakni fakehero record & Btr record yang juga lagu ini di produseri oleh dcdc shoutout bogor.
Song Title : Without you
Years : 2022
Arranger : It’s Spada (Gilang, Deo, Med, Farhamlatu )
Song Writter : Med
Recorded : Fakehero Record
Mixed/Mastered: BTR Record
Co- Produser : Dcdc ShoutOut Bogor
Artwork & video Lirik : Farhamlatu
Follow us on :
Intagram : http://www.instagram.com/itsspada_official
Facebook : http://www.facebook.com/itsspada
Youtube : http://www.youtube.com/itsspadaofficial
Heartmachine Kembali Merilis Single Kedua Yang Berjudul “Delusion”
HEARTMACHINE @heartmachine.official Band asal Bandung yang berdiri pada bulan juni 2021 Dengan formasi Irfan (vokal) Hafizh (Gitar) Pee (Bass) Isfan (Synth) Dan Muthohari (Drum).
Di bulan Agustus 2021, HEARTMACHINE telah merilis single pertama yang berjudul "Phases".
Karya musik ini adalah karya yang menjadi jembatan menuju EP album pertama dari HeartMachine.
Aransemen yang dibangun di lagu ini merupakan hasil penggabungan ide dari kesluruhan personil HeartMachine itu sendiri.
Pada bulan Oktober, HEARTMACHINE kembali merilis single kedua yang berjudul “Delusion”.
Delusion menceritakan tentang kondisi ketidakpercayaan atas segala sesuatu yang telah terjadi dalam kehidupan seseorang.
Mencoba nememukan jawaban dengan bertanya Tanya pada diri sendiri hingga dia menyadari sebuah jawaban bahwa tidak ada yang berhak untuk disalahkan melainkan diri sendiri.
Di ujung lagu tersisip sebuah kalimat “I guess myself as enemies” (Saya menganggap diri saya sebagai musuh) adalah sebagai ungkapan bahwa hal hal yang buruk terjadi pada kehidupannya dikarenakan keputusan diri sendiri.
Karya ini mengedepankan nuansa rock klasik yang dipadupadankan dengan sentuhan instrumen modern serta diperkuat oleh lead synth yang menjadikan karya ini memiliki warna yang lebih modern.
Dari segi lirik dalam karya ini berupaya untuk menggambarkan situasi yang dikenal sebagai Fase Quarter life crisis.
Penegasan dalam lirik lebih condong mengutarakan permasalahan perihal kesehatan mental dan siklus paranoid yang selalu dimiliki oleh tiap individu pada siklus fase tersebut, serta berupaya mengantarkan pesan sebagai self reminder atas segala permasalahan yang sedang di hadapi untuk tidak menyalahkan takdir dan orang lain.
Video lirik, sampul digital hingga sampul EP Album merupakan artwork yang dirangkai oleh FXVWorks yang akan bersinergi dalam karya dan produk-produk selanjutnya.
Out Now!
Single "Delusion"
By HEARTMACHINE @heartmachine.official
https://bfan.link/HMDelusion
More At : www.musicoloid.com
Support our musicians with buying their albums and songs legally.
@musicoloid
PRESS RELEASE ROSE AND REVOLT
LAUNCHING SINGLE ACONITUM
ROSE AND REVOLT MENCOBA MEMADUKAN KARAKTERISTIK MASING-MASING PERSONIL
MELALUI SINGLE PERDANA “ACONITUM”
Rose and Revolt merupakan band pendatang baru asal Jakarta yang dibentuk pada September 2020.
Sebagai band pendatang baru, dalam pembuatan sebuah lagu, Rose and Revolt masih mencoba memadukan karakteristik permainan dari masing-masing personil yang memiliki latar belakang selera musik dan influence yang berbeda-beda seperti Asking Alexandria, Bullet For My Valentine, Avenged Sevenfold, Slipknot, Lamb of God, Metallica, Pantera, Dream Theater, dan band-band besar
lainnya.
Dengan mengusung genre Metalcore, Rose and Revolt menyajikan musik dengan riff dan solo gitar yang catchy, drum yang menggebrak, breakdown yang heavy dan headbanger-able, dan tentunya dengan iringan vocal scream yang gahar dan vocal clean yang sing along.
Paduan unsur musik tersebut disempurnakan dengan lirik yang bertemakan kehidupan sosial dan pengalaman pribadi dengan pemilihan diksi yang pas dan tidak klise.
Setelah melewati proses yang panjang dan memakan waktu yang cukup lama, Rose and Revolt akhirnya merilis Single pertama berjudul Aconitum yang menceritakan kondisi seseorang yang ditawarkan keindahan dan kenyamanan namun akhirnya menghadapi kehancuran akibat diperlakukan dengan tidak pantas.
Filosofi lagu ini sejalan dengan arti dari Aconitum itu sendiri yaitu jenis bunga berwarna ungu yang berparas indah namun mengandung racun yang mematikan.
“Suar!” : Single Perdana fuso Menuju Debut EP
“Suar!” : Single Perdana fuso Menuju Debut EP
Quintet rock asal tangerang, fuso, baru saja melempar single pada Sabtu (15/1) lalu. Lagu berjudul
“Suar!” ini merupakan single perdana dari band yang beranggotakan Galung Isya (vocal), Argo Selig (basis), Ivano Eknar (gitar), Ignas Bc (gitar), dan London Mamora (drum) semenjak terbentuk pada 2019 lalu.
Dilansir dari Galung Isya Nukasvianta sebagai penulis lirik, lagu ini menceritakan konsep dari kebaikan dan keburukan yang selaras beriringan.
Suar adalah representasi dari sesuatu hal di dalam jiwa dan pikiran namun tanpa kontrol kuat dari manusia tersebut.
Ada pikiran-pikiran liar yang terus dibiarkan tumbuh dengan output yang terlalu barbar, sebaliknya ada juga yang meredamnya dengan sangat hati-hati namun justru malah berbalik destruktif kepada diri sendiri.
Suar seharusnya menjadi pertanda untuk diri, bahwa segala sesuatunya bisa dikontrol dengan kesadaran yang seringnya justru kita lupa.
Single "Suar!" sendiri dipilih sebagai pengenalan debut EP berisikan empat lagu yang juga direncanakan rilis tahun ini.
Meski tidak mewakili dinamika musik fuso secara keseluruhan, namun single ini cukup menggambarkan karakter sound fuso pada EP tersebut.
“Suar!” kini telah tersedia di berbagai platform digital streaming.
Visit Us at
Spotify : https://open.spotify.com/artist/1nDR01ol3sX2x1fgba9zs8
Instagram : https://www.instagram.com/fusorocks/
Twitter : https://twitter.com/FUSOrocks
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCwplwugqgtBt090-jub6zUw
Bandcamp : https://fusorocks.bandcamp.com/
Soundcloud : https://soundcloud.com/fusorocks
Facebook : https://www.facebook.com/FUSOrocks
Contact Person
Email : fusorocks@gmail.com
Phone / Whatsapp : 085813884645 (Argo Selig)
DARIU - “THE SKY WILL WITNESS US”
PRESS RE
LEASE : DARIU - “THE SKY WILL WITNESS US”
DARIU merupakan band Alternative Pop/Rock yang terbentuk pada tahun 2017.
Band ini beranggotakan lima orang yaitu Dary (Vokal), Fiqih (Gitar 1), Mondy (Gitar 2), Ben (Bass) dan Devan (Drum).
Setelah 1 tahun absent dari belantika musik tanah air, kini DARIU hadir kembali dengan single ke-4 nya “The Sky Will Witness Us”.
Lagu yang dikemas dengan pesona tiap personel menjadi kesatuan yang menarik ini merupakan kolaborasi DARIU dengan PT. SA Music Studio yang merupakan manajemen musik berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Lagu “The Sky Will Witness Us”
bercerita tentang fase dimana seseorang menghadapi putus cinta/rusaknya hubungan dengan kekasih. “Love kills you softly and love makes you lonely” merupakan phrase saat seorang merasa putus asa dalam memperbaiki hubungannya dengan orang yang dicintai.
Lagu ini mengajak para pendegar untuk terus semangat menghadapi keputus asaan dan terus bangkit menjalani kehidupan yang akan datang.
“The Sky Will Witness Us” memiliki tempo 153 bmp dengan nada dasar Do = D.
Kredit :
Nama Artis : DARIU
Judul Lagu : The Sky Will Witness Us
Nama Penulis : Restu Prawira Nugraha, Dary Alim, Fiqih Munandar, Ady Akhdiyat, Benny
Heriyawan, Mondy Hartagi
Nama Produser : Idhuy Midi (PT. SA Music Studio)
Nama Komposer : Dary Alim, Fiqih Munandar, Ady Akhdiyat, Benny Heriyawan, Mondy Hartagi
Artwork design : Dary Alim
Label : PT. SA Music Studio
Produksi : SA Music Studio, Kelapa Gading, Jakarta Utara & Amplop Records, Cibinong,
Bogor
Tanggal Rilis : 20 Januari 2022
Social Media :
Instagram : @officialdariu
YouTube : DARIU Official Channel
Facebook : DARIU
Spotify : DARIU











