Since 07-07-2017

Follow Me !

Album perdana “Svn Garuda” sudah diluncurkan

Svn Garuda adalah One Man Project yang didirikan oleh Surya asal kota Denpasar, Bali. Setelah karya pertamanya yang berupa “EP” telah diluncurkan pada tahun 2020 lalu, kini album perdana dari “Svn Garuda” sudah diluncurkan dan siap memanjakan telinga para penikmat musik. Album ini bertajuk “The Hidden POPST*R”.
Lewat album ini, Svn Garuda menampilkan sisi Sexy Romantic, bagaimana yang ada pada benak pemikirannya. Album ini di dibuat dengan beberapa warna music seperti Dreampop, Jazz, Blues, dan juga sedikit nuansa rock.
Album ini berisikan kisah Sexy Romantic dan juga Sadness Feelings yang dapat mencampurkan perasaan pendengar. Album ini berisikan 13 lagu, yaitu: 1. Young and Depressed 2. D. 3. A Girl In My Dream 4. Hurt/ I Can’t Say 5. Rationality with. Cyndy Diantari 6. You Broke my Heart 7. I Want You to Cry 8. Braces Girl 9. Ekspektasi 10.Your All I Need 11.I Know Your Not 12.Love and Naked 13.Sweet Depression (2022 version) Yang membedakan album ini dengan album lainnya adalah hampir semua part dalam proses produksi dikerjakan sendiri oleh Svn Garuda, seperti menulis lirik, menulis partitur music, rekaman, mxing dan juga mastering dilakukan olehnya, kecuali lagu Rationality yang dimana penulisannya dilakukan oleh Cyndy Diantari. Album ini sudah bisa dinikmati disemua Digital Streaming Platforms. Svn Garuda berharap album ini dapat diterima dan dinikmati oleh semua pecinta musik dan dapat mewakilkan perasaan semua orang melalui karyanya.

New Debut Single : ‘SWEET ONE’

The Whirlwind, sebuah band asal Jakarta Pusat yang terbentuk pada awal 2017. Para personil nya di pertemukan dari sebuah circle dalam musik, dan memutuskan membentuk band untuk mempererat circle itu sendiri. The Whirlwind secara keseluruhan mengusung musik Rock pada karyanya. Musik The Whirlwind banyak dipengaruhi oleh band-band Classic Rock, Alternative Rock 90-an, yang di beri sedikit sentuhan modern.
Awal terbentuknya The Whirlwind diinisiasi oleh Abdul Holil (Guitarist) dan Muhammad Faisal Akbar (Vocalist) yang pada akhirnya memutuskan mencari personil lain yaitu Richie Rumizar (Bassist) untuk mengisi kekurangan dalam band. Setelah hampir kurang lebih 1 tahun The Whirlwind berjalan, akhirnya Fihki (Drummer) resmi bergabung, yang sebelumnya drummer di isi oleh additional player. Dan sampai saat ini masih mengisi formasi inti dari The Whirlwind.
Single The Whirlwind kali ini “Sweet One” yang merupakan single kedua dari The Whirlwind sendiri sudah di buat dari tahun 2019, namun proses rekaman di kerjakan di pertengahan 2020. Bercerita tentang kisah seorang pelanggan bar yang jatuh cinta kepada penjaga bar, namun tidak memiliki keberanian untuk menyatakannya. Dan pada akhirnya penyesalan datang karena ketidak beraniannya untuk menyatakan cinta, walaupun pada akhirnya semesta kembali menyatukan mereka lewat pertemuan kembali masing masing sebagai pelanggan dan pada akhirnya dia menyatakan perasaanya, dan jadilah mereka sepasang kekasih. Ada pesan di sebuah lagu ini, untuk jangan ragu jika memang patut untuk di perjuangkan.
Proses produksi mulai dari rekaman Drum dan Bass di Rioto Studio, dan untuk Guitar kami kerjakan home production di Whirlwork Studio, dan di lanjutkan proses rekaman Vocal di Benji Studio, hingga proses akhir mastering dan mixing dikerjakan oleh Cakra Mahardika.

Name of Truth, Single Terbaru dari Surgentkind

Bangun dari hiatus mereka sejak tahun 2019, kuartet band asal Jakarta “Surgentkind” @surgent_kind merilis single terbaru berjudul “Name of Truth”. Single yang dirilis pada tanggal 08 Agustus 2021 ini, merupakan satu ungkapan protes mereka terhadap situasi pandemic Covid-19 yang tidak kunjung usai dan kondisi masyarakat yang bertahan hidup dalam situasi panik. “Single yang berjudul “Name Of Truth” ini, bercerita tentang keadaan dunia yang sedang tidak baik. Semua orang tahu keadaan sedang tidak baik. Panik, dan tidak memikirkan siapapun selain memikirkan diri sendiri dan memilih untuk bersembunyi,” tutur Rahmad. Selain menggambarkan bagaimana kekacauan dunia akibat Pandemi, single “Name of Truth” juga secara implisit ingin mengajak para pendengarnya untuk tetap bersatu keluar dalam jebakan Pandemi saat ini, secara lugas “Surgentkind” dalam single lagunya memimpikan bahwa nantinya akan ada sosok yang membawa kebenaran dan juga keadilan untuk menunjukkan jalan yang benar kepada manusia.
“Di tengah Pandemi kita berupaya untuk mengajak manusia untuk tidak bersifat individualis, dan juga dalam lagu ini kita sampaikan bahwa suatu saat ini akan ada semacam juru selamat yang dapat membawa manusia lebih baik kedepannya,” jelas Althof. Seperti diketahui bahwa single “Name of Truth” merupakan satu rangkaian materi album dari “Surgentkind” yang bertajuk “ANASAZI”. Band yang terbentuk pada akhir tahun 2017 dan digawangi oleh Althof (Vocal & Lead Guitar), Suhada (Rhytm Guitar), Fikri (Bass) dan Rahmad (Drum), berencana untuk menghadirkan album dengan satu benang merah, yaitu tentang sisi emosional, dan alam bawah sadar manusia yang mungkin telah membawa peradaban menuju kehancuran. Hal ini diterapkan pada lirik lagu yang saat ini sedang digarap Surgentkind. Sebelum mengeluarkan single “Name of Truth”, band yang mengusung genre Rock-alternative ini juga pernah merilis lagu pertama mereka yang berjudul “Riot For Dignity pada tahun 2017. Seluruh lagu dari Surgentkind telah dapat didengarkan di sejumlah platform music digital seperti; Spotify, apple music dan deezer. Keseluruhan aktivitas mereka dapat diikuti di media sosial milik mereka yaitu Instagram @surgent_kind. Out Now! Single "Name Of Truth" by Surgentkind bfan.link/surgentkind-not ⁣

Kita Tumbuh Karena Terbiasa

 



Inoya House adalah sebuah grup musik yang dibentuk tahun 2020, yang terdiri dari 6 personil (Ersandy, Gearda, Fajar, Oniq, Gilang, dan Fariz). Diawali dengan latar belakang musik yang sama dengan keresahan dan selera bercanda yang sama, menjadi satu frekuensi sehingga menciptakan chemistry untuk memulai project ini. Inoya House terinspirasi dari musik seperti Men I Trust, The Marias, Sunset Rollercoaster serta musisi hebat Indonesia Chrisye, Dian Pramana Poetra, dll.



Setelah rilis single pertama yang berjudul ”Berulang Asa" yang masuk di editorial playlist Spotify, Fresh Finds Indonesia, Inoya House akan merilis single keduanya yang berjudul "Kita Tumbuh Karena Terbiasa" menceritakan tentang seorang wanita yang tersadar akan cintanya yang sudah tidak lagi menggebu-gebu, lalu telah menyadari bahwa ada perubahan dalam hubungan cinta dengan pasangannya.

"Kamu berubah, Kita berubah..."



Sesaat setelah kejenuhan bersarang di dalam kepala wanita tersebut, ia tersadar bahwa hubungannya tetap baik-baik saja. 
Hanya bahasa/bentuk cintanya telah berevolusi menjadi lebih dewasa.

Lagu tersebut akan rilis di semua digital platform yang ada pada tanggal 25 Februari 2022 bersama dengan Music Video di youtube Inoya House.




Spotify artist: https://open.spotify.com/artist/5ItIPaGaHbUvu2zEFPfwBB

Selamat mendengarkan !

Inoya House
Instagram: @inoyahouse
Youtube: Inoya House
Tiktok: Inoya House
Facebook: Inoya House
CP by Whatsapp: Gearda - 0821 2450 8939

INIS– TOPSYTURVYDOM PRESS RELEASE



Membuka awal tahun 2022, Inis kembali meramaikan belantika musik Indonesia dengan menepati janjinya untuk merilis EP terbarunya “TOPSYTURVYDOM” yang sempat tertunda November lalu.

Hadir dengan warna musik yang sangat berbeda dengan “Mood Hacks”, Inis tampil begitu berani dengan musik elektronik dan sentuhan rock pada rilisannya tahun ini.



Tidak sendiri, Inis menggandeng salah satu Band Rock Alternative, “MOTHERN” sebagai kolaborator di lagu terakhirnya yang dirilis bersama dengan EP ini “TOPSYTURVYDOM”. 


Selalu bermusik dengan sepenuh hati dengan apapun genrenya, Inis berharap karyanya dapat dinikmati banyak kalangan dengan penggemar berbagai genre. 

“2020-2021 adalah tahun-tahun terberat untuk kita semua but again, music unite us, let’s face the world together” Ujar Inis menanggapi EP terbarunya.





Dinaungi Label Musicoloid, Heartmachine Kembali Merilis Single Ketiga “Fading”



Setelah merilis single kedua yang berjudul “Delusion” pada akhir tahun 2021, HeartMachine dengan dinaungi label Musicoloid merilis kembali single ketiga di awal tahun 2022, berjudul “Fading” yang merupakan jembatan menuju EP Album HeartMachine “Wonderfull Preasure” yang akan di rilis pada tahun 2022.

Single Fading secara musikal dan lirikal merupakan penggabungan dari akumulasi kesenangan dan keresahan seluruh personil band. 


Fading, berusaha menyampaikan pesan ajakan untuk menyudahi perasaan bersalah dan penyesalan seseorang terhadap peristiwa menyakitkan yang terjadi di masa lalu. 


Meskipun memang tidak mudah untuk menjadi baik-baik saja, namun hidup harus terus digeluti dan dihidupi sepenuhnya.

HEARTMACHINE, Band asal Bandung yang berdiri pada bulan Juni 2021, dengan formasi : Irfan (vokal) Hafizh (Gitar) Pee (Bass) Isfan (Synth) Dan Muthohari (Drum). 



Dalam karya Fading mengedepankan nuansa rock klasik yang dikolaborasikan dengan sentuhan instrumen modern serta diperkuat oleh lead synth yang menjadikan karya ini memiliki warna yang lebih modern dengan harapan dapat mendapat antusiasme di kalangan milenial pecinta musik keras. 

Single Fading akan dirilis di berbagai platform media digital seperti Spotify, I-Tunes, dan lainnya bersamaan dengan perilisan Video lirik di Chanel You Tube HeartMachine pada awal Maret ini.

Video lirik, sampul digital hingga sampul EP Album merupakan artwork yang dirangkai oleh FXVWorks yang akan bersinergi dalam karya dan produk-produk selanjutnya.

Out Now! Single "Fading"

By HEARTMACHINE @heartmachine.official

https://bfan.link/heartmachine-fading

𝙈𝙤𝙧𝙚 𝘼𝙩 : www.musicoloid.com

Solois Pendatang Baru Asal Jakarta, YAKKA Rilis Single Perdana “Surreal”

Jakarta, 4 Februari 2022 - Mengawali bulan Februari, solois pendatang baru asal Jakarta YAKKA.



Merilis single perdananya yang bertajuk “Surreal” pada hari Jumat, 4 Februari 2022. Dikenal sebagai artist dan songwriter, YAKKA. Membalut single ini dengan irama musik bernuansa Pop, Elektronik dan RnB didampingi oleh Satrio Pratomo sebagai produser dan juga Kharisma, gitaris dari band metal asal Jakarta, Deadsquad yang mengisi bagian gitar dari lagu ini.




Single yang ditulis pada tahun 2016 dan selesai dikerjakan pada tahun 2017 ini menceritakan tentang fenomena sosial saat ini dimana banyak orang yang berpura-pura hanya untuk bisa diterima oleh orang lain di sekitarnya, yang menyebabkan kepura-puraan tersebut seakan menjadi sebuah hal yang biasa di era saat ini. 


“Everything that happened in my life is so unreal, why can’t you just give me something real?” merupakan penggalan lirik yang cukup menggambarkan inti dari lagu “Surreal”. 




Sebelumnya YAKKA telah merilis beberapa lagu di berbagai kanal streaming digital dengan menggunakan nama panggung Loner Pablo, dan YDZ.


Video musik “Surreal” turut dirilis secara resmi di kanal YouTube YAKKA pada 18 Februari 2022 disertai dengan dirilisnya lirik video pada 11 Februari 2022 beberapa waktu yg lalu.


YAKKA media sosial

Instagram: @ode.akay

TikTok: @yakka_music

YouTube: YAKKA.


YAKKA contact person

Email:

Phone: +6282219154044



Komang Adhyatma

Music Partnership Coordinator

M: +62 856 4960 2141

 

Collab Asia

FX Mall Sudirman
Go-Work Level 7

Jalan Sudirman

Jakarta 10270 Indonesia

www.collabasia.co 

CIRCAFAITH Release "APOCALYPSE" EP Album



Circafaith adalah band metalcore yang berasal dari Pontianak. Beranggotakan : Rendy Aprillian (Vocal), Hendra Ria Septiawan (Gitaris), Muhammad Sulaiman (Gitaris), Arifudin Munandar (Bassist), dan Akbar Satriadi (Drummer). 


Musik yang kami usung merupakan gambaran dari metalcore modern dimana kami dapat menumpahkan semua ide-ide liar kami dengan riff-riff yang bervariasi.



Setelah mengumpulkan materi sejak tahun 2017, dan mematangkannya dalam berbagai kesempatan panggung maka proses rekaman album ini dimulai pada Maret 2021 dan selesai pada Desember 2021.


Dan di awal tahun 2022 ini kami akan merilis sebuah mini album yang berjudul “APOCALYPSE”. 


Di album ini berisikan 5 lagu yang mana masing-masing lagu tersebut memiliki jalan cerita yang berbeda, “APOCALYPSE” menceritakan tentang dosa, harapan, kekecewaan dan ambisi dari seseorang, lebih tepatnya implementasi dari ”kekacauan” manusia yang ia perbuat sendiri. 

Pengerjaan EP album ini memakan waktu hampir 1 tahun di studio Freest dan juga Baba Ace dengan music director Muhammad Sulaiman serta melibatkan Muhammad Irfan Qashidi dan Gregorius Argo (Wahatapsa Production). 



Besar harapan, dengan dirilisnya EP album ini dapat memberikan semangat dalam bentuk sikap positif, serta optimisme dalam menghadapi hidup setelah mengarungi beratnya kekacauan batin dalam diri sendiri. 


Selain itu juga di dalam EP album ini ingin memberikan warna tersendiri dalam industri musik, khususnya industri underground dan para pecinta musik Metal di Indonesia.


EP Album ini dirilis dalam bentuk CD dan juga tersedia di layanan digital favorit anda.

Untuk seluruh lagu dalam ep album Apocalypse dari CIRCAFAITH rilis di seluruh platform musik digital yaitu Apple Music, Spotify, Joox, Deezer, Itunes, Tidal, Youtube Music dan dll.

All DSP (Digital Streaming Platform):

linktr.ee/circafaithofficial

For more information, contact: 

circafaithofficial@gmail.com

+62819 1119 6002 ( Arif )




Appetizer yang Menggugah dari Zizi, “Sweet Little Misery”

 


Tahun 2022 akan menjadi awal baru Zizi dalam perjalanan bermusiknya. Sebelumnya, Zizi sudah merilis 2 single berjudul Company di akhir Desember 2019 serta Loveless Touch pada Februari 2021. Namun, bagi musisi berdarah padang ini, hasrat dan perasaannya belum sepenuhnya terungkapkan. Sepanjang tahun lalu, bekerja sama dengan beberapa musisi di tempat tinggalnya, Bandung, Zizi merampungkan karya-karya, menggenapkan hasratnya dalam sebuah mini-album yang akan segera diluncurkan.




Salah satu karya terbarunya adalah “Sweet Little Misery” yang dirilis pada tanggal 28 Januari 2022. Melalui single ini, Zizi ingin meyakinkan para pendengarnya untuk melihat setiap masalah dari sudut pandang yang berbeda. “hidup tidak akan lengkap tanpa setiap penderitaan tersebut” ungkap Zizi. “…Its okay to have all those broken pieces” salah satu penggalan dalam lirik single terbarunya dimana Zizi beranggapan bahwa hidup memang tidak sempurna, dan mungkin tidak seharusnya sempurna. 



“Sweet Little Misery” merupakan track yang nantinya akan menjadi bagian dari mini album perdana Zizi “Unelevated”, yang akan dirilis pada tanggal 25 Februari 2022. Unelevated secara sederhana menceritakan tentang orang-orang yang tengah berada di titik terendahnya. Dimulai dengan alunan piano dan vokal Zizi dan dilanjutkan dengan alunan instrumen seperti cello, gitar, dan violin yang bersatu-padu pada pertengahan lagu, membuat “Sweet Little Misery” menjadi dessert  yang manis dari mini albumnya dan juga appetizer yang berkesan untuk memulai 2022 ini. 


MUSIC CREDITS:


Performed by : Zizi


Written by : Razita Puti Syahzani


Composed by : Ezra Permana Trisna


: Felix Jonathan Pamenan


Produced by : Ezra Permana Trisna


Mixed and Mastered by : Hadiyan Fazari Amirullah


Recorded at : Studio Reog


Artwork by : Laeticia Viorentine


Source : Mindlane



Instagram : @razizita | Spotify : Zizi | Youtube : Zizi

BERBICARA TENTANG ISU KESEHATAN MENTAL MELALUI SINGLE : TUMBUH UNTUK SEMBUH

 PRESS RELEASE

KAMAR JIWA :



Membuka lembaran baru di tahun 2022 ini, Kamar Jiwa, band beranggotakan 4 orang personil :

Fitrah Umami (gitar, vokal), Fauzan Hermawan (drum), Septa Pratama (gitar) dan Lukman

Tambossey (bass) yang ber-homebase di Kota Semarang, kembali mengeluarkan single baru

berjudul “Tumbuh Untuk Sembuh”.



Melalui single ini, Kamar Jiwa ingin mengangkat issue tentang betapa pentingnya kesehatan

mental kita. Didasari pada concern mereka tentang fakta bahwa banyak generasi muda di era

global ini yang mengalami masalah kesehatan mental seperti perasaan tidak dibutuhkan,

diacuhkan oleh lingkungan terdekat, tidak punya tempat untuk ‘bersandar’, pelecehan secara

verbal dan seksual, perasaan insecure berlebihan, hingga keinginan untuk mengakhiri hidup.



Melalui lirik yang (mencoba) mendeskripsikan perasaan negatif yang jamak dirasakan banyak

orang, dan diakhiri dengan beberapa frasa positif disertai ajakan untuk tidak menyerah, Kamar

Jiwa bermaksud ingin menyuarakan sebuah pesan kepada para pendengar lagu ini : “mari

menyembuhkan diri tanpa melukai diri sendiri maupun orang lain”.

“Tumbuh Untuk Sembuh” bergenre folk pop, dengan ambience akustik yang mengingatkan

kepada lagu - lagu lama Kamar Jiwa di album indie pertama dan kedua mereka. Karena itu, bagi

Kamar Jiwa sendiri, tidak berlebihan rasanya kalau mereka mengatakan bahwa single ini adalah

sebuah perayaan dan penanda bahwa mereka telah pulang, kembali ke akar musik di mana

mereka berasal dan tumbuh hingga mencapai titik ini. Kembali ke “rumah”, setelah sebelumnya

banyak ‘bermain dan berpetualang’ di area musik yang asing dan cenderung lebih industrialis.

Namun lebih dari itu semua, secara garis besar, lagu ini berbicara tentang sebuah issue global

yang cukup klise : YOUR MENTAL HEALTH MATTERS! Kesehatan mental itu penting!



Single “Tumbuh Untuk Sembuh” dirilis secara digital di semua platform streaming pada bulan

Januari 2022, dan akan didistribrusikan ke semua jaringan radio di seluruh Indonesia di melalui

kerjasama titip edar dengan label Big Records Asia, sebuah label rekaman dan publisher dari

Jakarta.

Salam hangat,

KAMARJIWA MANAGEMENT

Jl. Kawi IIIB No.39

Wonotingal Candisari,

Kota Semarang

http://desty.page/kamarjiwamusic

http://instagram.com/kamarjiwa.official

For Business Contact

0821 3366 6769 (call/sms)

0819 0100 5769 (WA)

Lirik Lagu Tumbuh Untuk Sembuh

TUMBUH UNTUK SEMBUH

Composed & arranged by Fitrah Umami

Lyrics written by Fauzan Hermawan


Lyric :

Untukmu yang sedang goyah

Yang letih berjuang

Jiwa jiwa yang merasa terbuang

Tak jua dipandang

Hati yang merasa terbebani

Kusut tak berarti

Buram seolah tak ada yang pasti

Namun mencoba berdiri

Aku tau kau tak menyerah

Hanya sedang merasa lelah

Saatnya untuk berhenti sejenak

Jangan dulu beranjak

Ku tau kau sudah berusaha

Menjadi manusia

Meski terkadang apa yang terjadi

Berjalan tak semestinya

Reff:

Dan kita kan tumbuh tuk sembuh

Perlahan bangkit setelah terjatuh

Belajar tuk lepaskan semua

sejatinya bukan milik Kita

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More